Apa Saja Tahap Rehabilitasi Pecandu Narkoba

Perlu diktehui, Detoksfikasi atau detoks narkoba merupakan salah satu bagian dari tahapan rehabilitasi pecandu narkoba. Lalu, seperti apa proses rehabilitasi seorang pecandu sebenarnya? Benarkah sangat ketat seperti yang ditakutkan Nunung?

Dilansir dari Alodokter, ada lima tahap yang akan dijalani seorang pecandu untuk bisa sembuh dan terbebas dari belenggu narkotika. Ini dia penjelasannya:

1. Pengobatan medis

Pengobatan medis dilakukan dengan pengawasan dokter dengan melihat jenis narkotika yang digunakan. Obat seperti methadone akan mengurangi keinginan memakai narkoba seperti morfin dan heroin. Sedangkan naltrexone digunakan saat pencandu yang menjalani tahap rehabilitasi seperti detoksfikasi, obat ini akan menghalangi efek narkoba nampak senang, sehat dan pereda rasa nyeri.

2. Konseling

Tahap ini jadi tahap terpenting, konseling akan membantu pengguna mengenali dan paham masalah yang dihadapi saat ketergantungan obat. Biasa dilakukan secara personal, meski tak jarang secara bersamaan. Tahap ini akan membantu memulihkan dan membuat pecandu kembali menjalani pola hidup sehat serta diajari cara hadapi situasi yang berpotensi membuatnya kembali gunakan narkotika.

3. Detoksifikasi

Setelah tidak lagi berstatus pelaku kriminal, detoksifikasi jadi tahap pertama rehabilitasi. Proses ini di bawah pengawasan dokter untuk mengurangi gejala putus zat narkotika atau dikenal dengan istilah sakau. Pada tahap ini pecandu akan sangat diawasi dan dipantau pihak dokter.

4. Rehabilitasi non-medis

Biasanya sudah tidak memakai obat-obatan dan tidak lagi diawasi 24 jam penuh oleh dokter. Di tahap ini para pecandu akan menjalani berbagai terapi, seperti therapeutic communities (TC), pendekatan agama hingga dukungan moral dan sosial dari teman, keluarga, atau bahkan tokoh penting.

5. Tahap bina lanjut

Tahap terakhir mencari kegiatan yang dapat jadi pengalih perhatian, seperti memberikan kegiatan sesuai minat dan bakat. Jika tahap ini sudah selesai pecandu sudah bisa berbaur dan kembali ke masyarakat seperti orang normal, kembali sekolah dan bekerja.

Sumber : Line Today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: