Thursday, 09 September 2010

Advertisement


Visitors by Country
Totals Top 5
 81 % Indonesia
 13 % United States
 2 % Malaysia
 < 1.0 % Unknown
 < 1.0 % Norway
 
 
 
Die-J PDF Cetak E-mail
ImageDrop In Center Cijantung atau lebih ngetop dengan sebutan Die-J diresmikan pada tanggal 28 Februari 2001. Die-J dikembangkan dengan tujuan menurunkan risiko remaja di Jakarta, khususnya wilayah Jakarta Timur terhadap masalah kesehatan reproduksi, Infeksi Menular Seksual, HIV dan AIDS dan penyalahgunaan narkoba. Selanjutnya Die-J dijadikan tempat atau wadah remaja berkreativitas dan mencari informasi seputar kesehatan reproduksi.

Dengan dukungan dana dari Terre des Hommes (TdH), Belanda, Die-J menggunakan enam strategi kegiatan yaitu :

1. Membuat kegiatan di dalam Die-J 
Rumah Die-J YPI dikembangkan untuk mempermudah remaja mengakses layanan kesehatan reproduksi. Setiap tahunnya tidak kurang dari 150 remaja mengunjungi Die-J mengikuti berbagai aktifitas yang ada, diantaranya pertemuan yang membahas berbagai permasalahan remaja, pembuatan media buletin dan latihan kesenian. Dengan kegiatan ini diharapkan remaja menjadi lebih tahu tentang kesehatan reproduksi, dan remaja mendapat kesempatan berkreatifitas sesuai dengan kemampuannya.

2. Membuat kegiatan di luar Die-J
Penjangkauan dilakukan di luar rumah Die-J, yaitu di sekolah dan mal-mal di Jakarta Timur. Ada 20 SLTA dan 3 mal di Jakarta Timur yang telah dijangkau. Setiap tahunnya rata-rata 300 remaja dijangkau secara khusus oleh Die-J. Jumlah ini tidak termasuk dalam kegiatan tahunan kampanye AIDS dan pentas seni, yang rata-rata setiap acara dihadiri 1000 pengunjung secara bergantian.

3. Layanan kesehatan
Layanan kesehatan dilakukan dengan dua cara, yaitu mengundang dokter datang ke Die-J serta merujuk ke Klinik Remaja YPI. Masalah kesehatan yang muncul pada umumnya berupa penyalahgunaan narkoba, sakit perut bagian bawah, menstruasi, jerawat, sakit pada payudara, tes dan konsultasi kehamilan.
 
4. Pelatihan
Pelatihan dilakukan agar remaja Die-J menjadi lebih trampil dalam menyebarluaskan informasi kesehatan reproduksi, Infeksi Menular Seksual (IMS), HIV dan AIDS dan narkoba kepada teman sebaya. Setiap tahun Die-J melatih 20 siswa SLTA di Jakarta Timur untuk menjadi penyuluh sebaya. Dan 30 remaja  telah menjadi tim jurnalis yang setiap dua bulan sekali menerbitkan buletin “Berita Die-J YPI”.

5. Dukungan/kerja sama dengan pihak terkait
Die-J YPI berada di tengah masyarakat, SLTA dan dekat dengan mal Cijantung. Oleh karena itu dalam menjalankan programnya Die-J juga bekerja sama dengan stake holder setempat. Hasilnya pengelola mal Cijantung dan tokoh masyarakat sekitar Die-J memberikan dukungan positif.

6. Partisipasi remaja dalam kegiatan
Die-J mengedepankan konsep partisipasi remaja. Pertimbangannya adalah sebenarnya remaja mampu mencegah diri dan temannya agar terhindar dari perilaku yang berisiko tertular HIV/AIDS, asalkan mereka diberi kesempatan, ketrampilan dan pendampingan dari orang-orang yang memahami dunia remaja. Bentuk partisipasi remaja Die-J yang telah dilakukan antara lain, sebagai penyuluh sebaya di sekolah, tim kreatif media, menjadi fasilitator dan panitia acara. Oleh karenanya semakin sering remaja dilibatkan dalam kegiatan, maka mereka menjadi semakin trampil mengelola kegiatan.
 

Untuk info lebih lanjut, hubungi Die-J YPI :

Jln. Makmur RT 002/02 No. 35 Ciracas, Jakarta Timur
Telp: (021) 9824-7662  dan 8778-5204


 
< Sebelumnya   Berikutnya >
 
Newsflash
Untuk pesan dan saran silahkan isi Buku Tamu
 
Who's Online
Saat ini ada 12 tamu online


Daku


YPIParung


Advertisement




Statistics
OS: Linux s
PHP: 5.2.12
MySQL: 5.0.91-community
Waktu: 17:02
Caching: Enabled
GZIP: Disabled
Anggota: 16
Berita: 68
Pranala: 5
Pengunjung: 247325