Narkoba Menambah Stamina, Mitos atau Fakta?

Banyak orang memakai narkoba sebagai penambah stamina. Seringkali tuntutan pekerjaan yang padat dan melelahkan dijadikan sebagai alasan.

Tertangkapnya Aa Gatot di sebuah hotel karena kasus narkoba masih menjadi perbincangan. Selain Aa Gatot, banyak lagi selebritas yang terjerat oleh narkoba. Tidak hanya selebritas, beberapa profesi lain juga pernah dikaitkan dengan narkoba.

Beberapa tahun lalu, masyarakat dikejutkan dengan berita pilot salah satu penerbangan yang menggunakan narkoba. Salah satu alasan mereka menggunakan narkoba adalah sebagai penambah stamina, terutama karena tuntutan pekerjaan yang sangat padat dan melelahkan.

Hanya Sementara

Secara umum narkoba dibagi menjadi tiga golongan, yaitu stimulan, depresan, dan halusinogen.

Narkoba jenis stimulan memiliki efek merangsang tubuh menjadi lebih bersemangat dan tidak mudah lelah. Beberapa jenis narkoba yang tergolong dalam jenis stimulan adalah kokain, sabu-sabu, dan ekstasi.

Narkoba jenis depresan merangsang tubuh menjadi lebih tenang dan mengantuk. Beberapa jenis narkoba yang termasuk dalam kelompok ini adalah morfin dan opium.

Narkoba jenis halusinogen memiliki efek mengacaukan persepsi di otak, sehingga membuat pemakainya berhalusinasi. Beberapa jenis narkoba yang tergolong dalam jenis ini adalah ganja dan LSD.

Untuk menambah stamina, banyak orang menggunakan narkoba jenis stimulan karena tubuh menjadi tidak mudah lelah dan mengantuk. Padahal, efek yang ditimbulkan ini hanya bersifat sementara. Setelah efek narkoba habis, tubuh justru akan merasa sangat kelelahan karena kurangnya istirahat.

Selain itu, narkoba jenis stimulan dapat merangsang jantung untuk berdetak lebih kencang dan lebih kuat. Lambat laun, jantung akan lebih cepat lelah sehingga terjadilah kerusakan jantung. Selain jantung, organ lain seperti otak, hati, paru-paru, dan ginjal juga akan mengalami kerusakan karena efek narkoba ini.

Cara Menambah Stamina

Banyak cara aman untuk meningkatkan stamina secara alami. Misalnya dengan mengonsumsi makanan bergizi, minum air yang cukup, olahraga teratur, tidur cukup, dan sebagainya.

Gunakan waktu rehat, terutama malam hari, untuk beristirahat secara efektif. Dengan demikian, tidak hanya stamina, daya tahan tubuh Anda terhadap berbagai penyakit juga akan semakin meningkat.

Manusia selalu dihadapkan pada pilihan. Silakan pilih, apakah Anda ingin menambah stamina dengan cara instan melalui narkoba tapi mengorbankan tubuh dan masa depan? Atau sebaliknya, meningkatkan stamina melalui proses yang bertahap dan cara yang benar? Anda pasti tahu jawabannya.

(dr. Reza Fahlevi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: